Jumat, 07 Agustus 2026

Nyanyian Asap dan Kanker yang Menikam



Nyanyian Asap dan Kanker yang Menikam



Di balik cangkir kopi yang mengepul hangat,
Terselip bara api penuh tipu muslihat.
Gaya hidup dan hobi pengisi waktu penat,
Membakar raga kita hingga berdarah pekat.

Ribuan racun bersembunyi dalam kelam,
Menyebar di aliran darah tanpa salam.
Sel-sel sehat berontak tersiksa dan karam,
Tumbuhlah kanker tanpa belas kasih nan kejam.

Tiada karya lahir dari tumpukan abu,
Hanya sesak napas yang meremukkan kalbu.
Vonis dokter menghujam meruntuhkan rindu,
Mengubah senyum hobi menjadi nestapa pilu.

Di ruang perawatan sunyi dan mencekam,
Tubuh melemah pasrah pada nasib hitam.
Keluarga terpukul menatap penuh geram,
Menyesali racun rokok yang merenggut alam.

Maka, tinggalkan bara sebelum ia membakar,
Sebelum kanker merenggut nyawa yang bergetar.
Mari merajut hidup di jalan yang benar,
Lepaskan jerat rokok agar napas bersandar.


وَاَنْفِقُوْا فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَلَا تُلْقُوْا بِاَيْدِيْكُمْ اِلَى التَّهْلُكَةِۛ وَاَحْسِنُوْاۛ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَ ۝١٩٥

".... Dan janganlah kamu menjatuhkan diri sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah. Karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik." (QS. Al-Baqarah: 195)

Penyusun: Hazim Al-Jawiy

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Air Zamzam dan Keutamaannya

  Air Zamzam dan Keutamaannya Air Zamzam adalah air suci yang bersumber dari sumur yang terletak di dalam kawasan Masjidil Haram, Makkah Al...