Tips Sehat Menikmati Hidangan Daging Hari Tasyriq
Hari Tasyriq (11, 12, dan 13 Dzulhijjah) adalah momen istimewa dalam Islam. Rasulullah ﷺ:
أَيَّامُ التَّشْرِيقِ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ وَزَادَ فِي رواية وَذِكْرٍ لِلَّهِ
“Hari-hari Tasyriq adalah hari-hari makan, minum, (pada riwayat lain) dan berdzikir kepada Allah.” (HR. Muslim).
Namun, jika makan tidak dikontrol, perayaan ini bisa berujung pada lonjakan kolesterol, tekanan darah tinggi, hingga asam urat. Agar ibadah menikmati karunia ini tetap mendatangkan berkah dan kesehatan bagi tubuh, mari terapkan 5 tips sehat menghadapi Hari Tasyrik berikut ini:
1. Pilih Potongan Daging Rendah Lemak
Sebisa mungkin hindari bagian otak, paru, babat, dan usus karena mengandung kolesterol yang sangat tinggi.
🔸 Singkirkan Lemak
Pilihlah bagian daging yang berwarna merah segar tanpa guratan lemak putih (seperti bagian paha atau has dalam).
2. Gunakan Metode Memasak yang Lebih Sehat
🔸 Kurangi Santan Berlebih dan gorengan
Batasi menu gulai atau rendang yang bersantan kental. Ganti dengan menu sup bening, soto tanpa santan, atau semur.
🔸 Teknik Rebus, Kukus, atau Panggang
Pilih cara mengolah makanan dengan merebus, mengukus, atau memanggang sate tanpa membiarkannya sampai gosong. Jika membuat sate, potong bagian daging yang gosong/hitam sebelum dimakan, karena bagian yang gosong mengandung zat karsinogenik memicu kanker.
🔸 Manfaatkan Rempah Alami
Gunakan bawang putih, kunyit, jahe, dan serai untuk menambah rasa gurih sekaligus membantu menjaga tekanan darah dan meminimalkan aroma amis.
3. Terapkan Metode Aturan Piring Makan
🔸 Bagi Piring Anda
Gunakan prinsip piring makan sehat: Setengah piring diisi oleh serat berupa sayuran dan buah. Seperempat piring diisi oleh protein dari daging. Seperempat piring sisanya diisi oleh karbohidrat seperti nasi atau ketupat.
🔸 Perbanyak Sayur dan Buah
Konsumsi mentimun, tomat, kol, atau jeruk yang kaya zat penurun kolesterol alami serta antioksidan.
4. Perbanyak Air Putih, Hindari Minuman Manis
Gunakan prinsip piring makan sehat: Setengah piring diisi oleh serat berupa sayuran dan buah. Seperempat piring diisi oleh protein dari daging. Seperempat piring sisanya diisi oleh karbohidrat seperti nasi atau ketupat.
🔸 Perbanyak Sayur dan Buah
Konsumsi mentimun, tomat, kol, atau jeruk yang kaya zat penurun kolesterol alami serta antioksidan.
4. Perbanyak Air Putih, Hindari Minuman Manis
Setelah menyantap makanan yang gurih dan berlemak, hindari menutupnya dengan es sirup, teh manis, atau minuman bersoda. Kebiasaan ini akan memperberat kerja ginjal dan menimbun kalori berlebih. Minumlah air putih hangat atau air perasan jeruk nipis/lemon tanpa gula. Air hangat membantu melarutkan lemak di tenggorokan dan melancarkan aliran darah di saluran pencernaan.
5. Batasi Porsi dan Tetap Aktif Bergerak
Prinsip utama Islam adalah tidak berlebihan (israf). Nikmati daging secukupnya dan jangan makan hingga terlalu kenyang. Allah telah mengingatkan kita dalam Al-Qur'an Surat Al-A'raf ayat 31:
وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلَا تُسْرِفُوا ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ
“Makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.”
🔸 Jangan Langsung Tidur
Setelah makan besar, hindari langsung berbaring atau tidur karena bisa memicu asam lambung naik (GERD).
🔸 Tetap Bergerak
Luangkan waktu 15–30 menit untuk sekadar berjalan kaki santai di sekitar rumah atau membersihkan rumah agar kalori yang masuk segera diubah menjadi energi.
Hari Tasyrik adalah bentuk kasih sayang Allah agar kita bergembira dan bersyukur. Dengan menjaga pola makan yang seimbang, kita tidak hanya menjaga kesehatan fisik, tetapi juga menjalankan sunnah Rasulullah untuk menjaga amanah tubuh yang sehat.
Selamat menikmati hidangan daging Hari Tasyriq, selamat berkumpul bersama keluarga, dan tetap sehat!















