Penggunaan Obat-obatan Tunggal dan Obat-obatan Campuran
فَكَانَ مِنْ هَدْيِهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِعْلُ التَّدَاوِي فِي نَفْسِهِ، وَالْأَمْرُ بِهِ لِمَنْ أَصَابَهُ مَرَضٌ مِنْ أَهْلِهِ وَأَصْحَابِهِ، وَلَكِنْ لَمْ يَكُنْ مِنْ هَدْيِهِ وَلَا هَدْيِ أَصْحَابِهِ اسْتِعْمَالُ هَذِهِ الْأَدْوِيَةِ الْمُرَكَّبَةِ الَّتِي تُسَمَّى أَقْرَبَاذِينَ، بَلْ كَانَ غَالِبُ أَدْوِيَتِهِمْ بِالْمُفْرَدَاتِ، وَرُبَّمَا أَضَافُوا إِلَى الْمُفْرَدِ مَا يُعَاوِنُهُ، أَوْ يَكْسِرُ سَوْرَتَهُ، وَهَذَا غَالِبُ طِبِّ الْأُمَمِ عَلَى اخْتِلَافِ أَجْنَاسِهَا مِنَ الْعَرَبِ وَالتُّرْكِ، وَأَهْلِ الْبَوَادِي قَاطِبَةً، وَإِنَّمَا عُنِيَ بِالْمُرَكَّبَاتِ الرُّومُ وَالْيُونَانِيُّونَ، وَأَكْثَرُ طِبِّ الْهِنْدِ بِالْمُفْرَدَاتِ.
📚 كتاب الطب النبوي لابن القيم ص ٩ - ابن القيم
Ibnul-Qoyyim rahimahullah berkata :
"Termasuk dari petunjuk Nabi ﷺ adalah melakukan pengobatan untuk dirinya sendiri, dan memerintahkan orang lain yang sakit dari kalangan keluarga maupun sahabatnya untuk berobat. Namun, bukanlah termasuk petunjuk beliau maupun para shahabatnya menggunakan obat-obatan campuran yang disebut Aqrabadhin (farmakope). Mayoritas obat-obatan mereka adalah menggunakan bahan tunggal (al-mufradat), terkadang mereka menambahkan unsur lain pada bahan tunggal tersebut untuk membantu efektivitasnya atau untuk meredam kekerasannya.
Inilah mayoritas sistem kedokteran berbagai bangsa dengan keragaman jenisnya, mulai dari bangsa Arab, Turki, dan seluruh penduduk pedalaman. Adapun obat-obatan campuran lebih banyak diperhatikan oleh bangsa Romawi dan Yunani, sedangkan kebanyakan kedokteran India menggunakan bahan-bahan tunggal."

Tidak ada komentar:
Posting Komentar