Dahulukan Berobat Dengan Makanan Sebelum Penggunaan Obat-obatan
وَقَدِ اتَّفَقَ الْأَطِبَّاءُ عَلَى أَنَّهُ مَتَى أَمْكَنَ التَّدَاوِي بِالْغِذَاءِ لَا يُعْدَلُ عَنْهُ إِلَى الدَّوَاءِ، وَمَتَى أَمْكَنَ بِالْبَسِيطِ لَا يُعْدَلُ عَنْهُ إِلَى الْمُرَكَّبِ.
قَالُوا وَكُلُّ دَاءٍ قُدِرَ عَلَى دَفْعِهِ بِالْأَغْذِيَةِ وَالْحِمْيَةِ، لَمْ يُحَاوَلْ دَفْعُهُ بِالْأَدْوِيَةِ.
قَالُوا وَلَا يَنْبَغِي لِلطَّبِيبِ أَنْ يَوْلَعَ بِسَقْيِ الْأَدْوِيَةِ، فَإِنَّ الدَّوَاءَ إِذَا لَمْ يَجِدْ فِي الْبَدَنِ دَاءً يُحَلِّلُهُ، أَوْ وَجَدَ دَاءً لَا يُوَافِقُهُ، أَوْ وَجَدَ مَا يُوَافِقُهُ فَزَادَتْ كَمِّيَّتُهُ عَلَيْهِ، أو كيفيته،نشبت؟؟؟ بِالصِّحَّةِ، وَعَبَثَ بِهَا. وَأَرْبَابُ التَّجَارِبِ مِنَ الْأَطِبَّاءِ طِبُّهُمْ بِالْمُفْرَدَاتِ غَالِبًا، وَهُمْ أَحَدُ فِرَقِ الطِّبِّ الثَّلَاثِ.
📚 كتاب الطب النبوي لابن القيم ص ٩-١٠ - ابن القيم
Ibnul Qoyyim rahimahullah di dalam kitabnya Ath-Thibbu An-Nabawi berkata :
"Para dokter telah sepakat bahwa selama pengobatan memungkinkan untuk dilakukan dengan makanan (pengaturan makanan), maka tidak boleh beralih menggunakan obat-obatan. Dan selama pengobatan memungkinkan dengan obat yang tunggal (sederhana), maka tidak boleh beralih kepada obat yang campuran (kompleks).
Mereka berkata: Setiap penyakit yang masih mungkin diatasi dengan pengaturan makanan dan pantangan (diet), maka janganlah mencoba mengatasinya dengan obat-obatan.
Mereka juga berkata: Tidak sepantasnya bagi seorang dokter memiliki kegemaran memberikan obat-obatan (secara berlebihan). Karena sesungguhnya obat itu, apabila tidak menemukan penyakit di dalam tubuh untuk diuraikan, atau menemukan penyakit namun obat tersebut tidak cocok dengannya, atau menemukan penyakit yang cocok namun dosisnya (kuantitas) atau kadarnya (kualitas) melebihi batas, maka obat tersebut akan merusak kesehatan dan mengganggunya. Para dokter ahli pengalaman (empiris) mayoritas pengobatannya menggunakan obat-obatan tunggal (herbal sederhana), dan mereka adalah salah satu dari tiga aliran kedokteran."
📚 Kitab Ath-Thibbu An-Nabawi halaman 9-10.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar