Prinsip-prinsip Dasar Kedokteran yang Terdapat dalam Sunnah Nabi Muhammad ﷺ
فَالطَّبِيبُ: هُوَ الَّذِي يُفَرِّقُ مَا يَضُرُّ بِالْإِنْسَانِ جَمْعُهُ، أَوْ يَجْمَعُ فِيهِ مَا يضره تفرقه، وينقص مِنْهُ مَا يَضُرُّهُ زِيَادَتُهُ، أَوْ يَزِيدُ فِيهِ مَا يَضُرُّهُ نَقْصُهُ، فَيَجْلِبُ الصِّحَّةَ الْمَفْقُودَةَ، أَوْ يَحْفَظُهَا بِالشَّكْلِ وَالشَّبَهِ، وَيَدْفَعُ الْعِلَّةَ الْمَوْجُودَةَ بِالضِّدِّ وَالنَّقِيضِ، وَيُخْرِجُهَا، أَوْ يَدْفَعُهَا بِمَا يَمْنَعُ مِنْ حُصُولِهَا بِالْحِمْيَةِ، وَسَتَرَى هَذَا كُلَّهُ فِي هَدْيِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ شَافِيًا كَافِيًا بِحَوَلِ اللَّهِ وَقُوَّتِهِ، وَفَضْلِهِ وَمَعُونَتِهِ.
📚 كتاب الطب النبوي لابن القيم ص ٩ - ابن القيم
Ibnul Qoyyim rahimahullah dalam kitab Ath-Thibbun-Nabawi berkata,
"Maka yang disebut ath-thobib (dokter) adalah: orang yang memisahkan apa yang membahayakan manusia jika bersatu, atau menyatukan apa yang membahayakan manusia jika terpisah. Ia mengurangi apa yang membahayakannya jika berlebih, atau menambah apa yang membahayakannya jika kurang.
Dengan demikian, ia mendatangkan kesehatan yang hilang, atau menjaga kesehatan yang ada dengan cara memberikan sesuatu yang serupa/sepadan. Ia menolak penyakit yang ada dengan sesuatu yang berlawanan atau kontradiktif, lalu mengeluarkannya, atau menangkalnya dengan sesuatu yang mencegah terjadinya penyakit tersebut melalui pola makan/hidup sehat (proteksi).
Dan engkau akan melihat semua (prinsip medis) ini dalam petunjuk Rasulullah ﷺ secara menyembuhkan lagi mencukupi, dengan daya, kekuatan, karunia, serta pertolongan Allah."
📚 Kitab Ath-Thibbu An-Nabawi halaman 9.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar