Menapaki Thibbun Nabawi dengan Al-Habbatu As-Sauda'
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: «فِي الحَبَّةِ السَّوْدَاءِ شِفَاءٌ مِنْ كُلِّ دَاءٍ إِلَّا السَّامَ» قَالَ ابْنُ شِهَابٍ: وَالسَّامُ المَوْتُ، وَالحَبَّةُ السَّوْدَاءُ: الشُّونِيزُ. (صحيح - متفق عليه)
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, bahwa ia mendengar Rasulullah ﷺ bersabda: "Pada habbatus sauda (jintan hitam) terdapat obat untuk segala jenis penyakit, kecuali as-saam." Ibnu Syihab berkata: "Dan as-saam adalah kematian, sedangkan al-habbatus sauda adalah asy-syuniz (jintan hitam)." (Shahih - Muttafaq 'alaih)
Wahai mukmin, dengarlah pesan,
Jintan hitam khazanah zaman,
Obat mujarab penuh kebaikan,
Thibbun Nabawi jadi pedoman.
Bentuknya kecil berwarna hitam,
Namun manfaatnya seluas alam,
Pencernaan sehat, racun pun padam,
Imun terjaga dalam genggaman.
Gula darah terjaga stabil,
Radang di tubuh menjadi kecil,
Segala nyeri perlahan terambil,
Sehat alami bukanlah takwil.
Sabar dan yakinlah wahai diri,
Pada sabda Nabi kita mematri,
Segala penyakit akan terobati,
Kecuali maut yang pasti menanti.
Bukhari Muslim telah meriwayatkan,
Obat mujarab telah disabdakan,
Mari amalkan penuh kesadaran,
Raga pun sehat dalam ketaatan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar